Tool Developer

JWT Decoder

JWT Decoder membantu Anda membaca struktur token JSON Web Token (JWT) secara lokal dengan memisahkan dan mendekode bagian header serta payload. Gunakan tool ini saat perlu meninjau algoritma yang tercantum, tipe token, claim pengguna, waktu penerbitan, atau waktu kedaluwarsa tanpa mengirim token ke layanan eksternal.

✓ Mendekode bagian header dan payload JWT secara lokal.✓ Menampilkan claim JWT dalam format JSON yang mudah dibaca.✓ Membantu inspeksi cepat token untuk debugging integrasi aplikasi dan API.
♢ GratisInput jelasHasil dapat diperiksaTanpa pendaftaran
Gunakan Tool ↓
Gunakan Tool

Gunakan JWT Decoder

Lengkapi data yang diperlukan di bawah, lalu jalankan tool untuk melihat hasilnya.

Cara Menggunakan JWT Decoder: salin JWT lengkap dari respons API, cookie, penyimpanan aplikasi, atau sumber pengujian yang Anda miliki.

Periksa kembali hasil sebelum menyalin, mengunduh, atau menggunakannya.

Catatan penting

Pemrosesan dilakukan di browser jika didukung. Data sensitif tidak sengaja disimpan.

Apa Itu JWT Decoder

JSON Web Token umumnya terdiri dari tiga bagian yang dipisahkan tanda titik: header, payload, dan signature. JWT Decoder berfokus pada pembacaan dua bagian pertama. Header biasanya memuat informasi seperti tipe token dan algoritma yang dicantumkan, sedangkan payload dapat memuat claim seperti identitas subjek, peran, issuer, audience, waktu penerbitan, atau waktu kedaluwarsa. Tool ini berguna ketika Anda sedang menelusuri masalah autentikasi, memeriksa respons login dari API, atau membandingkan isi token dengan konfigurasi aplikasi. Cukup tempel JWT lengkap untuk melihat representasi JSON dari header dan payload. Karena decoding bukan verifikasi, hasil yang ditampilkan sebaiknya dipakai untuk inspeksi data, bukan sebagai bukti bahwa token valid, belum dimodifikasi, atau masih dapat digunakan. Jangan memasukkan token produksi yang sensitif ke tempat yang tidak Anda percayai. Walaupun tool ini bekerja secara lokal, token tetap dapat berisi data yang perlu diperlakukan sebagai informasi rahasia. Gunakan token pengujian bila memungkinkan dan hindari membagikan hasil decode yang memuat data pengguna, akses, atau konfigurasi internal.

Cara menggunakan JWT Decoder

  1. Cara Menggunakan JWT Decoder: salin JWT lengkap dari respons API, cookie, penyimpanan aplikasi, atau sumber pengujian yang Anda miliki.
  2. Pastikan token memiliki tiga segmen yang dipisahkan oleh dua tanda titik, dengan bentuk header.payload.signature.
  3. Tempel token ke kolom input JWT Decoder.
  4. Periksa hasil header untuk melihat properti seperti alg dan typ yang tersedia pada token.
  5. Baca payload untuk meninjau claim yang relevan, misalnya sub, role, iss, aud, iat, nbf, atau exp jika claim tersebut ada.
  6. Bandingkan nilai claim dengan kebutuhan debugging Anda, lalu hapus token dari clipboard atau catatan kerja bila token bersifat sensitif.

Contoh penggunaan

Misalnya, sebuah API pengujian mengembalikan token berikut: eyJhbGciOiJIUzI1NiIsInR5cCI6IkpXVCJ9.eyJzdWIiOiIxMjM0NTY3ODkwIiwibmFtZSI6IkpvaG4gRG9lIiwiaWF0IjoxNTE2MjM5MDIyfQ.SflKxwRJSMeKKF2QT4fwpMeJf36POk6yJV_adQssw5c Setelah didekode, header dapat terbaca sebagai objek yang mencantumkan "alg": "HS256" dan "typ": "JWT". Payload dapat menunjukkan claim seperti "sub": "1234567890", "name": "John Doe", serta nilai "iat" dalam format waktu Unix. Dari hasil ini, pengembang dapat memastikan bahwa aplikasi menerima struktur claim yang diharapkan. Namun, pembacaan tersebut tidak memeriksa signature token dan tidak menetapkan bahwa token aman atau sah digunakan.

Manfaat utama

  • Mempercepat pemeriksaan isi JWT saat debugging autentikasi dan otorisasi.
  • Membuat header dan payload Base64URL lebih mudah dipahami dalam bentuk JSON.
  • Membantu menemukan perbedaan nama claim antara token yang diterbitkan server dan claim yang dibaca aplikasi.
  • Memudahkan peninjauan nilai waktu seperti iat, nbf, dan exp apabila tersedia dalam payload.
  • Mendukung pemeriksaan lokal sehingga Anda dapat menginspeksi struktur token tanpa layanan decode eksternal.

Tips dan hal penting

  • Gunakan token lengkap, bukan hanya bagian payload, agar header dan payload dapat dibaca bersama.
  • Periksa jumlah segmen token. JWT standar memiliki tiga segmen; format yang berbeda mungkin tidak dapat didekode sebagai JWT biasa.
  • Nilai iat, nbf, dan exp sering disimpan sebagai Unix timestamp. Konversikan nilainya ke tanggal bila Anda perlu menilai konteks waktu token.
  • Jangan menyimpulkan token valid hanya dari header dan payload yang berhasil terbaca. Validitas signature dan aturan penerbit perlu diperiksa pada sistem yang sesuai.
  • Hindari menyimpan token akses, token sesi, atau token pelanggan di tiket publik, tangkapan layar, dan log yang tidak terlindungi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu JWT Decoder?

JWT Decoder adalah tool untuk membaca header dan payload dari JSON Web Token. Tool ini mengubah segmen yang dikodekan Base64URL menjadi data JSON yang lebih mudah diperiksa.

Apakah JWT Decoder memverifikasi signature token?

Tidak. Decoding hanya membaca isi header dan payload. Verifikasi signature, kepercayaan terhadap issuer, audience, serta status penggunaan token memerlukan pemeriksaan terpisah oleh aplikasi atau layanan yang berwenang.

Data apa saja yang dapat dilihat dari JWT?

Tergantung tokennya, Anda dapat melihat properti header dan claim payload seperti sub, name, role, iss, aud, iat, nbf, atau exp. Tidak semua JWT memiliki claim yang sama.

Apakah aman memasukkan JWT ke tool ini?

Tool ini dirancang untuk decoding lokal, tetapi JWT tetap perlu diperlakukan sebagai data sensitif. Gunakan token pengujian bila tersedia dan jangan membagikan token atau hasil decode yang mengandung informasi rahasia.