Network Tool

WHOIS Domain

WHOIS Domain membantu Anda memeriksa informasi pendaftaran domain melalui layanan RDAP. Masukkan nama domain untuk melihat data publik yang tersedia, seperti registrar, status domain, tanggal penting, nameserver, dan informasi kontak yang mungkin telah disamarkan oleh layanan privasi.

✓ Pencarian data domain berbasis RDAP✓ Menampilkan registrar, status, dan tanggal domain bila tersedia✓ Membantu memeriksa nameserver serta data registrasi publik
♢ GratisInput jelasHasil dapat diperiksaTanpa pendaftaran
Gunakan Tool ↓
Gunakan Tool

Gunakan WHOIS Domain

Lengkapi data yang diperlukan di bawah, lalu jalankan tool untuk melihat hasilnya.

Buka tool WHOIS Domain dan masukkan nama domain yang ingin diperiksa, misalnya contoh.com.

Tool ini sedang ditinjau dan belum tersedia.

Periksa kembali hasil sebelum menyalin, mengunduh, atau menggunakannya.

Catatan penting

Hasil dapat berupa estimasi dan sebaiknya diverifikasi sebelum digunakan untuk keputusan penting.

Apa Itu WHOIS Domain

Tool WHOIS Domain digunakan untuk melihat informasi registrasi sebuah nama domain dari sumber RDAP. RDAP adalah layanan modern pengganti WHOIS pada banyak registry domain dan menyajikan data dalam format yang lebih terstruktur. Hasil pencarian dapat membantu Anda mengetahui apakah domain telah terdaftar, registrar yang mengelolanya, status operasional domain, tanggal pendaftaran atau kedaluwarsa, serta nameserver yang digunakan. Ketersediaan setiap data bergantung pada registry, registrar, ekstensi domain, dan kebijakan privasi pemilik domain. Karena itu, beberapa domain mungkin hanya menampilkan informasi teknis atau administratif terbatas. Tool ini cocok untuk pemeriksaan awal sebelum membeli domain, meninjau konfigurasi domain milik sendiri, memverifikasi registrar, atau menelusuri status registrasi domain.

Cara menggunakan WHOIS Domain

  1. Buka tool WHOIS Domain dan masukkan nama domain yang ingin diperiksa, misalnya contoh.com.
  2. Pastikan domain ditulis tanpa protokol seperti https://, tanpa path halaman, dan tanpa spasi.
  3. Jalankan pencarian untuk meminta data registrasi domain melalui RDAP.
  4. Tinjau hasil yang tersedia, termasuk registrar, status domain, tanggal penting, nameserver, dan entitas registrasi.
  5. Gunakan informasi tersebut sebagai pemeriksaan awal; konfirmasi ke registrar atau registry terkait apabila Anda membutuhkan data resmi atau tindakan lanjutan.

Contoh penggunaan

Misalnya, Anda ingin mengecek domain toko-online.id sebelum menghubungi pemiliknya. Masukkan toko-online.id ke tool. Jika data RDAP tersedia, Anda dapat melihat apakah domain terdaftar, registrar yang menangani domain tersebut, status seperti active atau client transfer prohibited, serta nameserver yang dipakai. Bila informasi kontak tidak muncul, hal itu dapat terjadi karena perlindungan privasi atau kebijakan registry.

Manfaat utama

  • Memeriksa status registrasi domain tanpa perlu membuka situs registrar satu per satu.
  • Mengenali registrar yang mengelola sebuah domain bila data tersebut dipublikasikan.
  • Melihat tanggal registrasi, pembaruan, atau kedaluwarsa untuk domain yang menyediakannya.
  • Mengecek nameserver sebagai petunjuk konfigurasi DNS domain.
  • Mendukung penilaian awal saat audit domain, migrasi, atau investigasi masalah kepemilikan domain.

Tips dan hal penting

  • Masukkan hanya nama domain utama, misalnya namadomain.com; alamat seperti https://namadomain.com/halaman tidak diperlukan.
  • Periksa ejaan dan ekstensi domain karena namadomain.com dan namadomain.id adalah domain yang berbeda.
  • Jangan menganggap informasi kontak yang tidak tampil sebagai tanda domain tidak aktif; data dapat dibatasi oleh privasi.
  • Status domain memiliki arti teknis. Status penguncian transfer, misalnya, tidak selalu menunjukkan adanya masalah pada domain.
  • Untuk perubahan kepemilikan, perpanjangan, atau pemulihan domain, hubungi registrar yang tercantum pada hasil apabila tersedia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu WHOIS Domain berbasis RDAP?

WHOIS Domain berbasis RDAP adalah pencarian data registrasi domain melalui Registration Data Access Protocol. RDAP menyediakan informasi registrasi dalam format terstruktur dan digunakan oleh banyak registry sebagai pengganti atau pelengkap layanan WHOIS lama.

Informasi apa saja yang dapat ditampilkan?

Hasil dapat mencakup status domain, registrar, tanggal pendaftaran, tanggal kedaluwarsa, tanggal pembaruan, nameserver, serta data entitas terkait. Informasi yang benar-benar muncul bergantung pada registry dan kebijakan privasi domain.

Mengapa data pemilik domain tidak terlihat?

Data pemilik dapat disamarkan atau dibatasi oleh layanan privasi, aturan perlindungan data, atau kebijakan registry dan registrar. Tidak semua domain mempublikasikan nama, email, alamat, atau nomor telepon registran.

Apakah tool ini dapat mengecek subdomain?

Tool ini ditujukan untuk nama domain yang terdaftar, seperti contoh.com atau contoh.id. Subdomain seperti blog.contoh.com biasanya tidak memiliki data registrasi RDAP terpisah karena berada di bawah domain induk.

Apakah hasil RDAP dapat digunakan sebagai bukti kepemilikan domain?

Tidak selalu. Data RDAP berguna untuk pemeriksaan informasi publik, tetapi bukan pengganti dokumen resmi atau akses akun registrar. Untuk verifikasi kepemilikan, gunakan proses yang disediakan registrar atau registry terkait.